Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design: Kisi Karunia
Base Code: Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sunday, 4 January 2026

Ternyata Semua Diciptakan Berpasangan! Dari DNA hingga Atom, Ini Bukti Kebesaran Allah Swt

 


Salah satu tanda kebesaran Allah Swt yang paling nyata dalam kehidupan adalah bahwa Dia menciptakan seluruh makhluk-Nya secara berpasang-pasangan. Prinsip berpasangan ini bukan sekadar fenomena alam, tetapi merupakan sunnatullah yang sarat dengan hikmah, keteraturan, dan kesempurnaan ciptaan. Allah Swt menegaskan hal ini dalam Al-Qur’an:

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (QS. Al-Zariyat: 49)

Ayat ini mengajak manusia untuk berpikir, merenung, dan mengambil pelajaran bahwa di balik setiap pasangan terdapat tujuan ilahi yang mengokohkan kehidupan serta menunjukkan keagungan Sang Pencipta.

Pada tingkat paling dasar kehidupan, Allah Swt menciptakan makhluk hidup dengan sistem genetik yang sangat rapi dan menakjubkan, yaitu DNA. Struktur DNA tersusun atas pasangan basa nitrogen: Adenin berpasangan dengan Timin, serta Sitosin berpasangan dengan Guanin. Pasangan-pasangan ini tidak pernah tertukar, karena jika satu saja tidak sesuai, maka informasi genetik akan rusak. Dari susunan yang sangat kecil dan tak kasat mata inilah Allah Swt menetapkan warna kulit, bentuk tubuh, hingga fungsi organ makhluk hidup. Kesempurnaan sistem ini sejalan dengan firman Allah Swt:

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, untuk Kami ujikan dia, maka Kami jadikan dia mendengar dan melihat.” (QS. Al-Insan: 2)

Ayat ini mengingatkan bahwa kehidupan manusia berawal dari sesuatu yang sangat sederhana, namun dikelola oleh Allah Swt dengan sistem yang luar biasa sempurna.

Prinsip berpasangan juga tampak jelas pada tumbuhan. Allah Swt menciptakan alat reproduksi tumbuhan dalam bentuk benang sari dan putik. Benang sari menghasilkan serbuk sari, sementara putik menerima serbuk sari tersebut agar terjadi penyerbukan. Dari proses inilah tumbuhan berkembang biak, menghasilkan buah dan biji yang menjadi sumber kehidupan bagi manusia dan hewan. Keindahan dan kebermanfaatan tumbuhan ini ditegaskan Allah Swt dalam firman-Nya:

“Dan Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam (tumbuhan) yang indah dipandang mata.” (QS. Al-Hajj: 5)

Melalui tumbuhan, Allah Swt mengajarkan bahwa keseimbangan dan keberlangsungan hidup hanya dapat terwujud jika setiap pasangan menjalankan fungsinya dengan benar.

Pada manusia, tanda kebesaran Allah Swt dalam penciptaan berpasang-pasangan semakin nyata. Allah Swt menciptakan ovum pada perempuan dan spermatozoa pada laki-laki sebagai pasangan yang saling melengkapi. Pertemuan keduanya melalui proses pembuahan menjadi awal terciptanya kehidupan baru. Dari proses yang tampak sederhana ini, lahirlah manusia dengan akal, perasaan, dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi. Allah Swt berfirman:

“Dan Dia menciptakan pasangan-pasangan dari kamu, dan menciptakan dari kamu anak-anak dan cucu-cucu, dan Dia memberikan kamu rezeki dari yang baik.” (QS. Al-Nahl: 72)

Ayat ini menegaskan bahwa pernikahan, keturunan, dan rezeki adalah bagian dari sistem ilahi yang penuh kasih sayang dan hikmah.

Bahkan pada benda mati sekalipun, Allah Swt tetap menetapkan hukum berpasangan. Di dalam atom, terdapat proton bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif. Kedua partikel ini saling tarik-menarik sehingga membentuk atom yang stabil, yang kemudian menyusun seluruh materi di alam semesta. Tanpa keseimbangan pasangan ini, tidak akan ada benda, tidak ada kehidupan, dan tidak ada alam sebagaimana yang kita kenal. Allah Swt berfirman:

“Dan Dia menciptakan segala sesuatu, dan Dia mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-An’am: 101)

Pengetahuan Allah Swt meliputi segala hal, dari yang tampak hingga yang tersembunyi, dari makhluk besar hingga partikel terkecil. Bahkan apa yang tidak diketahui manusia pun berada dalam ilmu-Nya, sebagaimana firman-Nya:

“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.” (QS. Al-Nahl: 19)

Melalui penciptaan yang berpasang-pasangan ini, Allah Swt mengajarkan bahwa kehidupan dibangun di atas keseimbangan, keteraturan, dan saling melengkapi. Tidak ada yang diciptakan secara sia-sia. Semuanya memiliki fungsi dan tujuan. Oleh karena itu, sebagai hamba Allah, sudah sepatutnya kita semakin beriman, bersyukur, dan tunduk kepada-Nya, seraya menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana untuk semakin mengenal dan mengagungkan kebesaran Allah Swt, bukan untuk menyombongkan diri.

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mau berpikir, merenung, dan mengambil pelajaran dari tanda-tanda kekuasaan Allah Swt yang terbentang luas di alam semesta. Aamiin yaa Rabbal’aalamiin.

 

#KebesaranAllah
#CiptaanBerpasangan
#IslamDanSains
#TadabburAlQuran
#HikmahPenciptaan

No comments: