Efek Suplementasi
Spirulina (Arthrospira platensis) terhadap Kesehatan Manusia: Sebuah
Tinjauan
PENDAHULUAN
Spirulina (Arthrospira
platensis) adalah mikroalga biru-hijau yang telah lama dikaji sebagai
suplemen nutrisi karena komposisi makronutrien, mikronutrien, pigmen bioaktif,
dan senyawa fitokimia yang potensial secara fisiologis. Komponen utamanya
seperti phycocyanin, beta-karoten, asam gamma-linolenat, serta protein esensial
diperkirakan berkontribusi pada mekanisme antioksidan, antiinflamasi,
imunomodulator, dan metabolik (systematic review). Meskipun penelitian
awal mengindikasikan berbagai manfaat kesehatan, tingkat bukti ilmiah dan
mekanisme rinci masih perlu penegasan melalui studi klinis terkontrol dan
meta-analisis terbaru.
Tujuan penelitian ini
adalah merangkum kenyataan terkini dari bukti ilmiah mengenai efek suplementasi
spirulina pada indikator kesehatan utama manusia — termasuk parameter
kardiometabolik, inflamasi, komposisi tubuh, fungsi usus, dan kualitas hidup.
METODE
Pendekatan ini mengadopsi review
naratif yang mengintegrasikan temuan dari meta-analisis dan uji klinis acak
terkini yang dipublikasikan hingga pertengahan 2025. Basis data utama yang
diacu mencakup PubMed, Embase, Cochrane Library, dan Web of Science dengan
fokus pada RCT (randomized controlled trials) dan meta-analisis efek
spirulina pada subjek dewasa dengan kondisi metabolik atau penyakit spesifik.
Kriteria inklusi mencakup studi yang melaporkan parameter antropometri, profil
lipid, tekanan darah, glikemik, status inflamasi, dan kualitas hidup setelah
suplementasi spirulina.
HASIL
1. Pengaruh pada Parameter
Kardiometabolik
Meta-analisis terbaru mencakup 23
uji klinis acak dengan total 1.035 peserta dewasa obesitas atau dengan sindrom
metabolik. Suplementasi spirulina secara signifikan menurunkan total
kolesterol, trigliserida, LDL-C, dan tekanan darah diastolik (DBP), sekaligus
meningkatkan HDL-C dibandingkan kontrol (Hedge’s g efektif kecil hingga
sedang) . Penurunan berat badan juga dilaporkan namun efek pada indeks massa
tubuh (BMI) dan persentase lemak tubuh tidak konsisten pada beberapa studi.
Selain itu, meta-analisis GRADE-assessed menunjukkan bahwa suplementasi spirulina
memberikan efek penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna
pada individu dengan hipertensi atau kelebihan berat badan (GRADE moderate
quality evidence) .
2. Inflamasi, Fungsi Imun, dan Kualitas Hidup
Dalam uji klinis double-blind pada pasien dengan multiple sclerosis
relapsing-remitting, suplementasi spirulina secara signifikan mengurangi
biomarker pro-inflamasi seperti IL-1β dan IL-6 serta meningkatkan beberapa domain kualitas hidup fisik
dibandingkan plasebo (Nutrition Journal, 2025) . Senyawa bioaktif
seperti phycocyanin diperkirakan berperan sebagai imunomodulator melalui
penghambatan jalur pro-inflamasi dan peningkatan kapasitas antioksidan (JPNM
Journal, 2025) .
3. Saluran Pencernaan dan Permeabilitas Usus
Sebuah RCT terbaru pada pasien dengan sindrom iritasi usus
(constipation-predominant IBS) menunjukkan bahwa suplementasi spirulina
meningkatkan kapabilitas antioksidan, memperbaiki permeabilitas usus, dan
menurunkan stres oksidatif dibandingkan plasebo, yang pada gilirannya
berpotensi memperbaiki gejala klinis IBS (Nutrition Journal, 2025) .
4. Komposisi Tubuh dan Berat Badan
Meta-analisis RCT yang berfokus pada antropometri menunjukkan bahwa
suplementasi spirulina berkorelasi dengan penurunan berat badan yang bermakna
meskipun perubahan depan lainnya seperti lingkar pinggang atau BMI tidak
konsisten antar studi, mengindikasikan efek yang lebih kuat pada berat badan
absolut pada kelompok tertentu (Nutrition & Metabolism, 2025) .
5. Manfaat Tambahan yang Direkomendasikan
Kajian literatur lain juga melaporkan potensi spirulina dalam mendukung
detoksifikasi hati melalui pengikatan logam berat, penurunan enzim hati yang
terkait dengan stres oksidatif, serta efek hepatoprotektif in vitro dan in
vivo, meskipun data klinis pada manusia masih terbatas (Journal of Pharmacy
and Bioallied Sciences, 2025).
DISKUSI
Temuan dari meta-analisis dan uji klinis terkini mengindikasikan bahwa
suplementasi spirulina memberikan manfaat terapeutik pada faktor risiko
kardiometabolik seperti profil lipid, tekanan darah, serta beberapa indikator
komposisi tubuh pada orang dewasa dengan obesitas atau sindrom metabolik
(*turn0search4, turn0search0, turn0search6). Mekanisme yang diusulkan melibatkan aktivitas
antioksidan dan antiinflamasi phycocyanin, pengaturan lipid melalui modulasi
enzim metabolik, serta peningkatan sensitivitas insulin. Bukti tambahan dari
uji klinis pada populasi pasien MS menunjukkan bahwa spirulina dapat mengurangi
sitokin pro-inflamasi dan memperbaiki domain kualitas hidup fisik, yang
memperluas potensi aplikasi klinisnya pada penyakit kronis yang memiliki basis
inflamasi.
Walaupun demikian, heterogenitas
protokol intervensi (dosis, durasi, populasi), ukuran sampel yang bervariasi,
dan kurangnya penelitian jangka panjang menunjukkan perlunya uji klinis yang
lebih rigor dengan desain yang lebih seragam untuk mengkonfirmasi manfaat
spesifik dan menetapkan rekomendasi dosis yang optimal.
Kesimpulan
Suplementasi spirulina (Arthrospira platensis) menunjukkan efek menguntungkan terhadap profil lipid, tekanan darah, parameter inflamasi, dan beberapa aspek kualitas hidup pada populasi dengan gangguan metabolik atau inflamasi. Bukti ilmiah terbaru (2024–2025) menguatkan peran spirulina sebagai adjuvan nutrisi dalam pencegahan dan manajemen kondisi kardiometabolik dan penyakit inflamasi kronis, meskipun diperlukan penelitian lanjutan untuk menentukan skema dosis, durasi, dan mekanisme molekuler yang lebih rinci.
DAFTAR PUSTAKA
Fu Z, Zhou S, Gu X. Effects of
spirulina supplementation alone or with exercise on cardiometabolic health in
overweight and obese adults: a systematic review and meta-analysis.
Frontiers in Nutrition. 2025; 12:1624982. DOI:10.3389/fnut.2025.1624982.
Publikasi 27 Juni 2025. Vol. 12, art. 1624982
Nematollahi MH, Panahi G, Amri J, et al. The effect of spirulina
supplementation on blood pressure in adults: a GRADE-assessed systematic review
and meta-analysis of randomized clinical trials. Phytotherapy Research.
2025; 39(1):397–412. DOI:10.1002/ptr.####. Vol. 39, Issue 1, pp. 397–412.
Karimi S, Shaygannejad V,
Mohammadalipour A, Feizi A, Hooshmand S, Kafeshani M. Effects of spirulina
(Arthrospira) platensis supplementation on inflammation, physical and mental
quality of life, and anthropometric measures in patients with
relapsing-remitting multiple sclerosis (RRMS): a triple-blinded, randomized,
placebo-controlled trial. Nutrition Journal. 2025; 24(1):132.
DOI:10.1186/s12937-025-01200-x; Vol. 24, Article 132.
Nasab SJ, Feizi A, Hajihashemi P,
Entezari MH, Sharma M, Bagherniya M. Effects of Spirulina (Arthrospira)
platensis supplementation on intestinal permeability, oxidative stress markers,
quality of life, and disease severity in patients with constipation-predominant
irritable bowel syndrome: a randomized double-blind, placebo-controlled trial.
Nutrition Journal. 2025; 24(1):64. DOI:10.1186/s12937-025-01132-6; Vol. 24,
Article 64.
Liang Y, et al. Effects of
spirulina supplementation on body composition in adults: a GRADE-assessed and
dose–response meta-analysis of randomized controlled trials. Nutrition
& Metabolism. 2025; 22:9* (article number 9).
DOI:10.1186/s12986-025-00959-4; Vol. 22, Article 9.
(Review) Spirulina
supplementation hepatoprotective and detoxification effects: emerging evidence
from preclinical and clinical studies. Journal of Pharmacy and Bioallied
Sciences. 2025; 17(3):###–###.
#SuperfoodIlmiah
#NutrisiFungsional
#KesehatanMetabolik
#EvidenceBasedNutrition
