Mengapa Sinkhole Bisa Muncul Setelah Siklon
Senyar?
Siklon Tropis Senyar membawa curah hujan ekstrem, angin kencang, dan gelombang
cuaca yang tidak stabil di wilayah Indonesia, termasuk Sumbar. Kondisi ini
memicu serangkaian proses geologis yang menyebabkan munculnya sinkhole (lubang
besar mendadak di permukaan tanah).
1. Curah Hujan
Sangat Tinggi
Siklon Senyar
meningkatkan hujan deras dalam waktu singkat. Air hujan berlimpah
kemudian:
- Meresap
ke tanah dalam jumlah besar.
- Membebani
struktur tanah dan batuan di bawahnya.
- Mengisi
rongga atau celah bawah tanah yang sebelumnya kosong.
Hujan ekstrem adalah pemicu utama terbentuknya sinkhole.
2. Pelarutan
Tanah Berkapur atau Batu Gamping
Beberapa daerah
di Sumbar memiliki struktur geologi karst (batu gamping, batu kapur). Ketika
air hujan asam meresap, ia:
- Melarutkan
batu kapur.
- Membentuk
rongga atau gua bawah tanah secara bertahap.
- Membuat tanah di atasnya kehilangan
penopang.
Saat beban tanah
di atas melebihi kekuatan rongga, permukaan tanah ambruk — terbentuklah
sinkhole.
3. Erosi Bawah
Tanah
Hujan ekstrem
mempercepat erosi tanah di bawah permukaan. Tanah yang terlarut terbawa
aliran air melalui celah-celah, sehingga:
- Lapisan
atas menjadi rapuh.
- Struktur
tanah kehilangan stabilitas.
- Permukaan tanah runtuh secara
tiba-tiba.
Ini yang disebut piping,
salah satu jenis erosi internal.
4. Gangguan
pada Aliran Air Tanah
Siklon membuat
aliran air berubah drastis:
- Debit
air tanah meningkat secara mendadak.
- Jalur
aliran air bawah tanah menjadi penuh dan menekan struktur tanah.
- Jika tekanan melebihi batas, runtuhan
terjadi.
5. Aktivitas Manusia Memperburuk Situasi
Wilayah yang banyak mengalami:
- penggalian,
- pembangunan
di tanah rawan,
- drainase
buruk,
lebih rentan terhadap sinkhole saat cuaca ekstrem. Siklon
hanya mempercepat prosesnya.
Apakah Sinkhole Setelah Siklon Berbahaya?
Ya. Sinkhole bisa:
- Muncul
mendadak tanpa tanda awal,
- Mengancam
rumah, jalan, dan bangunan,
- Menjadi
tanda kerusakan geologi yang lebih luas akibat cuaca ekstrem.
Mengapa
Sumatera Barat Rentan?
Sumbar punya
kombinasi faktor:
- Topografi
berbukit curam, mudah mengalami erosi.
- Batuan vulkanik dan karst yang cepat larut oleh air.
- Curah hujan tinggi sepanjang tahun, diperparah siklon.
- Tanah lapuk dari aktivitas gunung api, mudah jenuh air.
Kombinasi ini
membuat siklon seperti Senyar menjadi pemicu utama fenomena geologi seperti
longsor dan sinkhole.
Kesimpulan Singkat
Sinkhole di Sumbar muncul akibat curah hujan ekstrem dari
Siklon Tropis Senyar yang menyebabkan:
- pelarutan
batuan bawah tanah,
- erosi
internal,
- runtuhan
struktur tanah.
Siklon bukan penyebab utama terbentuknya rongga bawah tanah,
tetapi pemicu langsung runtuhnya permukaan tanah.
