Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design: Kisi Karunia
Base Code: Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sunday, 1 February 2026

1,3 Miliar Ton Makanan Terbuang! Saat Dunia Kenyang, Jutaan Masih Kelaparan

 


Saat ratusan juta orang di dunia tidur dalam keadaan lapar, miliaran ton makanan justru berakhir di tempat sampah. Setiap suapan yang terbuang bukan sekadar sisa makan, melainkan simbol ketimpangan pangan global yang masih kita abaikan hingga hari ini.


Mengapa Setiap Butir Pangan Itu Berarti


Bayangkan bila setiap makanan yang dibuat di dunia bisa dimanfaatkan sepenuhnya. Sayangnya, kenyataannya sangat berbeda. Menurut laporan global dari badan-badan PBB, setiap tahun sekitar 1,3 miliar ton makanan yang layak dikonsumsi terbuang sia-sia — itu adalah sekitar sepertiga dari total produksi pangan dunia! Sementara itu, ratusan juta orang masih menghadapi kelaparan dan ketidakpastian tentang makanan setiap hari.

 

Sebuah kampanye global dari World Food Programme bahkan menekankan paradoks ini: cukup makanan yang hilang atau terbuang setiap tahun untuk memberi makan semua orang di dunia — namun satu dari sembilan orang masih tidur dengan perut kosong setiap malam.

 

Fenomena mubazir makanan bukan saja masalah “tidak enak dipandang”, tetapi berdampak luas terhadap:

  • Ketahanan pangan global — mengurangi pasokan makanan yang tersedia bagi mereka yang paling membutuhkan.
  • Lingkungan hidup — makanan yang terbuang menyia-nyiakan sumber alam seperti air, energi, dan lahan, serta berkontribusi pada emisi gas rumah kaca.
  • Ekonomi rumah tangga dan masyarakat — setiap makanan yang terbuang adalah biaya yang sia-sia.

 

Stop Membuang Makanan Secara Sia-sia!

 

Perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil di rumah kita sendiri. Berikut beberapa cara mudah yang bisa kita lakukan:

1. Belilah Porsi Makanan yang Lebih Kecil

Banyak dari kita membeli atau menyajikan makanan lebih banyak dari yang bisa kita habiskan. Dengan memilih porsi sesuai kebutuhan, kita bisa secara langsung mengurangi jumlah sisa makanan yang tidak terpakai.

2. Jangan Sisakan Makanan di Piring Kita

Makan dengan sadar (mindful eating) dan habiskan apa yang sudah diambil. Sisanya sering berakhir di tempat sampah — padahal setiap kali kita membuang makanan, kita juga membuang tenaga, biaya, dan sumber daya yang dipakai untuk memproduksinya.

3. Berbagilah Makanan dengan Orang Lain

Jika kamu punya makanan lebih, sebarkan kepada tetangga, teman, atau mereka yang sedang membutuhkan. Aksi sederhana berbagi tak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menguatkan hubungan sosial dan membantu mengatasi rasa lapar di komunitas kita.

 

Lebih dari Sekadar Menghemat Makanan


Mengurangi pemborosan makanan bukan hanya soal efisiensi. Ini adalah ekspresi empati dan solidaritas, terutama di tengah ketimpangan akses pangan yang masih sangat nyata di banyak negara.

 

Bayangkan jika setiap keluarga dan komunitas berkomitmen untuk lebih bijak dalam mengelola makanan mereka — dampaknya tak hanya mengurangi jumlah pangan terbuang, tetapi juga membantu jutaan orang mendapatkan makanan yang mereka butuhkan setiap hari.

 

Ingat: setiap tindakan kita, betapapun kecil, memiliki energi kolektif yang besar — terutama jika dilakukan bersama-sama.

 

Sumber Referensi


  • Global food waste: sekitar 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahunnya — angka ini setara dengan sepertiga produksi pangan dunia.
  • Kampanye #StopTheWaste menunjukkan bahwa cukup makanan yang hilang/terbuang untuk memberi makan semua orang dunia, tetapi satu dari sembilan orang masih kelaparan.

 

#StopFoodWaste
#KetahananPangan
#AmankanPangan
#BerbagiMakanan
#PeduliSesama