Rangkuman Metode ISO 22467: 2021
Judul:
Traditional Chinese medicine — Determination of microorganisms in natural
products
1. Tujuan Metode
Standar ini digunakan untuk menentukan jumlah
mikroorganisme dan mendeteksi patogen tertentu dalam produk obat herbal
atau bahan alam. Pengujian ini bertujuan memastikan bahwa produk herbal aman
dikonsumsi dan memenuhi batas mikrobiologis yang ditetapkan.
Metode ini dapat diterapkan pada berbagai bentuk produk
herbal, seperti:
- Bahan
herbal mentah (raw herbs)
- Potongan
simplisia (herbal pieces)
- Produk
herbal olahan (finished herbal preparations), misalnya ekstrak, kapsul,
tablet, atau serbuk herbal.
2. Jenis Pengujian dalam
ISO 22467:2021
Standar ini mencakup dua
kategori utama pengujian mikrobiologi.
A. Total Aerobic Microbial Count (TAMC)
TAMC digunakan untuk menentukan jumlah total bakteri
aerob mesofilik dalam sampel.
Prinsip Metode
- Sampel
herbal ditimbang secara aseptik.
- Sampel
diencerkan dalam larutan pengencer steril (misalnya buffered
peptone water atau saline).
- Dilakukan
serial dilution.
- Suspensi diinokulasikan pada media kultur.
- Inkubasi dilakukan pada suhu sekitar 30–35°C
selama 48–72 jam.
- Koloni
yang tumbuh dihitung dan dinyatakan sebagai CFU/g (colony forming unit
per gram).
Media yang Umum Digunakan
- Plate
Count Agar (PCA)
- Tryptic
Soy Agar (TSA)
Metode ini memberikan gambaran kualitas higienis bahan
herbal selama proses produksi dan penyimpanan.
B. Total Yeast and Mold Count (TYMC)
TYMC digunakan untuk menentukan jumlah total kapang
dan khamir dalam sampel herbal.
Prinsip Metode
- Sampel diencerkan seperti pada pengujian TAMC.
- Suspensi diinokulasikan pada media selektif jamur.
- Inkubasi dilakukan pada suhu 25–28°C selama 3–5
hari.
- Koloni jamur dihitung dan dinyatakan sebagai CFU/g.
Media yang Digunakan
- Sabouraud
Dextrose Agar (SDA)
- Potato
Dextrose Agar (PDA)
Pengujian ini penting
karena produk herbal sering terkontaminasi jamur selama proses pengeringan
atau penyimpanan.
3. Pengujian Patogen Spesifik (Specified
Microorganisms)
Selain menghitung jumlah mikroba total, standar ini juga
mengharuskan deteksi mikroorganisme patogen tertentu yang berpotensi
menimbulkan penyakit.
Beberapa mikroorganisme
indikator yang diuji antara lain:
1. Escherichia coli
Indikator kontaminasi
fekal dan sanitasi yang buruk.
2. Pseudomonas aeruginosa
Bakteri oportunistik
yang sering ditemukan pada lingkungan lembab dan dapat menyebabkan infeksi
serius.
3. Staphylococcus aureus
Bakteri patogen yang
menghasilkan toksin dan sering berasal dari kontaminasi manusia.
4. Candida albicans
Khamir patogen yang dapat menyebabkan infeksi
oportunistik.
Prinsip Pengujian Patogen
- Pre-enrichment
- Sampel diinokulasikan dalam media pengayaan untuk
meningkatkan jumlah bakteri target.
- Selective
enrichment
- Kultur dipindahkan ke media selektif untuk
menghambat mikroba lain.
- Isolation
- Kultur ditumbuhkan pada media selektif agar.
- Identification
- Koloni khas diuji dengan metode biokimia atau uji
konfirmasi lainnya.
4. Growth Promotion Test (Uji Promosi
Pertumbuhan)
Untuk memastikan bahwa media kultur bekerja dengan baik,
standar ini mewajibkan growth promotion test.
Dalam uji ini digunakan strain referensi standar,
misalnya:
- Pseudomonas
aeruginosa ATCC 9027
Tujuan
- Memastikan media kultur mampu mendukung pertumbuhan
mikroorganisme target.
- Memastikan metode deteksi valid dan sensitif.
Prosedur Singkat
- Inokulasi strain referensi pada media.
- Inkubasi
pada kondisi standar.
- Verifikasi bahwa koloni tumbuh dengan karakteristik
yang sesuai.
Jika mikroorganisme referensi tidak tumbuh dengan baik,
maka media atau prosedur dianggap tidak valid.
5. Interpretasi Hasil
Hasil pengujian biasanya dinyatakan dalam:
- CFU/g
atau CFU/mL
untuk TAMC dan TYMC.
- Presence/absence untuk patogen tertentu.
Produk herbal dianggap memenuhi standar jika:
- Jumlah
mikroba berada di bawah batas maksimum yang diizinkan.
- Tidak ditemukan mikroorganisme patogen yang
ditetapkan.
6. Pentingnya Metode Ini untuk Produk Herbal
Pengujian berdasarkan standar ini penting karena:
- Bahan herbal berasal dari lingkungan alami yang
rentan kontaminasi mikroba.
- Proses pengeringan dan penyimpanan dapat
meningkatkan risiko pertumbuhan jamur dan bakteri.
- Pengujian ini memastikan keamanan, mutu, dan
stabilitas produk herbal sebelum dikonsumsi.
SUMBER:
ISO 22467:2021 Title: Traditional Chinese medicine —
Determination of microorganisms in natural products.
#ISO22467
#KeamananHerbal
#UjiMikrobiologi
#ProdukAlam
#StandarInternasional

No comments:
Post a Comment