Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design: Kisi Karunia
Base Code: Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Friday, 11 July 2008

Ibu Ani Bambang Yudhoyono meninjau "Hutan Tomat" di Eniwa, Hokkaido, Jepang

Di sela-sela G8 Summit di Toyako Hokkaido, pada 9 Juli 2008 Ibu Ani Bambang Yudhoyono berkenan melakukan kunjungan kerja ke Ainu Village, Eco-link Village Eniva dan “Hutan Tomat” dalam Ladies Program yang dikoordinir oleh Atase Pertanian KBRI Tokyo.

Selain mempelajari budaya masyarakat Ainu di Ainu Village, pada kesempatan itu Ibu Negara tertarik pada kebun sayuran dan kebun tomat di Eco-link Village Eniwa. Kebun sayuran terdiri dari berbagai macam tanaman sayuran termasuk jagung yang ditanam dengan rapi sehingga menjadi taman yang indah. Kebun ini dibanggakan oleh Walikota setempat sebagai sarana pendidikan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran lingkungan hidup.

Sedangkan “Hutan Tomat” satu pohon tomat yang berukuran raksasa sehingga dapat berbuah sekitar 20.000 buah setahun. Pohon ditanaman dengan sistem hydrophonic di dalam green house.

Rumah Ainu yang terdapat di dalam Ainu Village.

Ibu Ani Bambang Yudhoyono berkenan mendengarkan penjelasan dari pimpinan Eco-link Village Eniva tentang taman sayuran.

Taman yang terdiri dari berbagai macam tanaman sayuran.

Ibu negara berantusias mempelajari teknik bertanam tomat dengan metoda hydrophonic.

Cabang pohon tomat disangga dan disebarkan dengan teratur dan merata.

Pangkal batang pohon tomat bergaris-tengah bisa mencapai sekitar 15 cm. Pohon disebelah saat ini berumur 7 bulan.

Satu pohon dapat menghasilkan 20.000 buah.

1 comment:

coRaT CorET said...

nama saya britsanti,
bolehkah saya bertanya bagaimana metode penanaman tomat secara hidroponik sampai memiliki ukuran pohon yang begitu besar?
apakah ada bibit dengan genetika yang tersendiri? atau semua bibit tomat dapat dijadikan seperti demikian?
bagaimana cara budidayanya?
kira-kira berapa lama waktu yang diperlukan hingga tumbuh pohon tomat sebesar itu dan berbuah begitu banyak?
terima kasih